Medan metro langkat, tepat di Gang Balai Bersama Kelurahan Titi
Kuning Kecamatan Medan Johor ini misalnya dan contohnya seorang lurah yang
berangkat kerja jam 07.00 dan harus tiba di kantor 07.30 setiap harinya 20 hari
sebulan itulah gambaran seorang lurah bekerja tepat didepan kantor lurah titi
kuning paret kecil lengkap dengan genangan airnya, sampahnya, dan rumputnya.
Ketika sekelas
lurah didepan kantornya dia tidak peduli ( paret ) kemana lagi warga meminta
contoh jelas Rudi Arnanda ( 34 ) warga yang melintas, ketika pantauan Metro Langkat ( 15/4/) melihat
langsung apa daya seorang wartawan yang hendak membersihkan dan tidak warga
disitu itupun tidak bagus dan baik, alangkah baiknya seorang lurahlah yang
berkoordinasi kepada kepala lingkungan, dusun, RT dan RW tidak baik jika Perda
Kota Medan Tahun 2002 itu didiamkan.
Ketika di
Konfirmasi ke warga mereka tidak mau banyak komentator takutnya diketahui oleh
lurahnya mereka menjaga akan hal itu, tidak sampai disini keluhan warga jelas
terlihat dari raut dan wajah mereka, persoalan ini dan paret serta dicurigai
lurah tersebut tidak tahu akan Perdako Medan Tahun 2002.
Ketika
media metro langkat mengkonfirmasi pendapat dari akademis mahasiswa kota medan
Gerakan Mahasiswa Peduli Demokrasi Amek ( panggilan akrab ) ketua Sumut
menyesalkan Aksi dan kenapa asal angkat saja Pak Camat, ketika di Telp. Ke nomor ini (061) 7864916 tidak ada jawaban, amek ( 23 ) terima kasih
bangda” ijin persoalan ini saya akan datangi camatnya atau kantor camat Jl.
Karya Cipta No. 16 Medan, besok hari senin apakah camat sudah tahu akan hal
ini, sangat memalukan tegas amek.
Harapan amek inilah bangda gunanya kita harus singkron (
bersatu ) antara media, mahasiswa, undang- undang dan ASN( Aparatur Sipil Negara ) saya yakin bapak itu
( Lurah titi kuning ) mungkin dia lupa dan banyak kerjaan itu pun kita tidak bela dia ( lurah titi kuning )
ini jelas PR kita bersama dan saya yakin kok lurah dan camat medan johor itu
baik semua, kita bersaudaranya di medan ini jika ada masalah atau hal – hal
seperti ini pendekatanlah untuk kepentingan warga kita jelas siap membantu
teranh amek. ( R.H. Hasibuan )
