DUH ALAT UKUR DIMEDAN INI TIDAK DIRAWAT
Warga medan heran ketika
sedang berjalan – jelan diseputaran Sungai Kampung lalang pasalnya benda atau
bangunan yang mirip pendeteksi banjir itu tidak rirawat alias di biarkan saja
bak bangunan tidak bertuan, bahkan Rudi Tarigan ( 25 ) pemuda yang memofo (
15/4) mempercayai bahwa bangunan tua berjamur itu adalah pendeteksi banjir
bandang untuk kota medan, Tarigan menuturkan kepada Metro Langkat bahwa “ benar
bang jika saya lihat- lihat tadi itu adalah bangunan yang dulunya pendeteksi
banjir dan diamini salah seorang warga yang tidak mau disebutkan identitas
dirinya jelas Tarigan, kepada media warga Asli kampung lalang memberberkan “ oh
dulu bang alat ini sangat efektif dimana, pas petir atau mendung langit
beberapa menit sudah ada tanda- tandanya kepada kita, macam alaramlah, gak
asing- asing kayak yang di HP – HP itulah bang terang warga, Tarigan
menambahkan “ setahu warga pendeteksi banjir ini sudah ada di 10 tahun yang
lalu, ketika di singgung kenapa tidak berfungsi, dan apa penyebabnya tarigan
menjawab dengan lantang “ ini sudah permainan lah bang, jika sudah diranah
Pemerintah awak tak berani bang cakap, takutnya salah.
Setelah mendapat
jawaban dari warga, pantuan metro langkat dilokasi melihat gambar dan lokasinya
tidak ada tanda- tanda “ permainan ‘ atau bahan- bahan dicuri, ketika di
wawancarai salah seorang warga menjelaskan “ benar ini memang sudah rusak, dan
asal tahu saja sesama kita alat ini sudah ada lebih kurang 15 tahun yang lalu,
fungsinya pendeteksi ketika banjir datang, yang jelas ini kan sudah rusak,
artinya ketika rusaklah yang harus kita pertanyakkan ya kan bang jelas Amban (
43 ) tambahnya “ pemko tidak pernalah saya lihat mereka datang ke mari ( Sungai
Kampung Lalang ) ketika ditanyak tentang fungsi pemko warga hanya diam dan
membisu kesal warga. ( R.H. Hasibuan)

